Showing posts with label Belajar Islam. Show all posts
Showing posts with label Belajar Islam. Show all posts

Tuesday, November 13, 2012

Berhenti Menggugat Alloh



Dalam kehidupan, tidak jarang kita mengeluh dengan keputusan yang Alloh berikan pada kita. Kenapa nasib saya harus begini?kenapa dia lebih hebat daripada saya padahal dia begini dia begitu?kenapa dia lebih kaya sedangkan saya tidak? Dan berbagai kalimat gugatan lainnya yang seringkali keluar begitu saja dari mulut kita. Apakah kita tidak menyadari bahwa keputusan itu yang terbaik yang telah Alloh berikan pada kita?

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (Al-Baqarah: 216)

Sama halnya ketika saya begitu berharap bisa keterima di SMA A favorit saya tapi ternyata Alloh berkehendak lain hingga saya keterima di SMA B. tentu awalnya sedih, menyesal dan berbagai prasangka buruk pada Alloh menyelimuti hari-hari saya bersekolah di SMA B itu. Namun ternyata Alloh menyimpan rencana lain yang membahagiakan. Saya bisa mendapatkan kesempatan menjadi juara umum, mengikuti seleksi nasional olimpiade ekonomi, belajar Tae Kwon Do dari sabeum dengan level tertinggi se-Provinsi, bertemu dengan teman-teman yang asik dan setujuan. Bukankah itu sangat lebih dari cukup?yang mungkin justru tidak bisa saya rasakan jika saya keterima di SMA A. Alhamdulillah..

Saya pun teringat dengan cerita ustadz di kajian mingguan kantor saya. Beliau bercerita mengenai temannya, seorang perempuan yang rajin shalat tahajud. Perempuan tersebut adalah pemilik bisnis paket umrah plus. Suatu saat dia mengikuti sebuah tender umrah dengan estimasi pendapatan keuntungan yang begitu besar. Untuk bisa memenangkan tender tersebut ia pun lebih memperbanyak ibadah sunnahnya dan tentunya berdoa agar bisa memenangkan tender tersebut. Ketika hari penentuan tender tersebut tiba, betapa kecewanya dia karena ternyata dia kalah dari pesaingnya. Ia tidak mendapatkan tender tersebut. Bukan main sedihnya perempuan itu. Hingga hari-harinya tidak lagi bersemangat bahkan bisnis umrahnya terbengkalai dan satu lagi, dia tidak henti-hentinya menggugat Alloh. “Yaa Alloh mengapa saya bisa kalah dari tender itu padahal saya sudah rajin melaksanakan ibadah sunnah, saya rajin shalat tahajud tetapi mengapa justru saingan saya yang menang?”. Selang beberapa tahun kemudian, ia menghadiri suatu acara masih mengenai bisnis umrah, tidak disangka dalam acara tersebut ia bertemu dengan saingan tendernya dulu. Walaupun masih membekas rasa kecewa karena kegagalan saat itu tapi kini ia sudah bisa berlapang dada bahkan memberi selamat pada saingannya tersebut. Namun ia menjadi terheran-heran ketika saingannya tersebut bukannya bahagia dan bangga dengan keberhasilannya namun justru menangis. Setelah ditanya, barulah ia itu tahu bahwa tender yang ia perebutkan dulu ternyata bermasalah. Paket umrah plus yang ditawarkan menggunakan hotel bintang 5 yang kebetulan bisa ia dapatkan dengan harga cukup murah. Namun ternyata ketika hotel tersebut akan di booking, pihak pengelola hotel tidak bisa menyangupinya karena hotel itu sendiri harus tutup terkait kebijakan perluasan area masjidil haram. Karena uang calon jamaah umroh sudah diterima penuh, maka mau tidak mau pihak penyelenggara umroh harus mencarikan hotel dengan taraf yang sama, sedangkan saat itu satu-satunya hotel dengan taraf bintang lima hanya hotel yang harganya jauh lebih mahal dari hotel sebelumnya. Alhasil, alih-alih mendapat untung besar, pihak penyelenggara umroh justru harus nombok 1 milyar. Betapa kagetnya perempuan tersebut mendengarnya, ia pun tak henti-hentinya bersyukur pada Alloh karena telah diselamatkan dari kerugian sebesar 1 milyar. Dari kisah terebut dapat diambil pelajaran bahwa jika hasil yang kita dapat tidak sesuai dengan yang kita inginkan bukan berarti hal tersebut buruk bagi kita namun bisa jadi hal tersebut baik bagi kita.

Alloh itu Al-Haq dan Al-Adl. Dia tidak mungkin salah memutuskan sesuatu dan hasil keputusan Alloh selalu adil. Adil disini bukan semua orang baik yang berusaha maupun tidak, bisa menjadi kaya namun adil itu adalah semua orang mendapatkan hasil sesuai dengan apa yang telah ia usahakan.

Misalnya saja ada rekan saya yang mendapat pekerjaan baru yang prestigious dan bergaji besar. Tentu iri saya padanya. Tapi bukankah itu sebagai bayaran dari jerih payahnya bangun di sepertiga malam, bertahajud dan memohon pada Alloh, belajar dengan tekun disaat saya sendiri justru sedang tertidur lelap. Bukankah itu sesuai dengan apa yang ia usahakan?

“ Ataukah belum diberitakan kepadanya apa yang ada dalam lembaran- lembaran Musa? Dan lembaran-lembaran Ibrahim yang selalu menyempurnakan janji? (yaitu) bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. Dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihat (kepadanya). Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna.” (QS.An-Najm: 36-41)

Namun ada juga rekan saya yang sudah hampir satu tahun tidak kunjung mendapatkan pekerjaan padahal ia sudah belajar tekun, memperbanyak sedekah dan amalan-amalan baiknya. Jika demikian mungkin kita akan langsung menjudge Alloh dengan berbagai prasangka buruk. Tidakkah kita berpikir, Alloh tidak mungkin tuli, Dia Maha Mendengar dan bahkan Dia Al-Mujib Yang Maha Mengabulkan Doa. Setiap doa pasti didengar, setiap Doa pasti dijawab namun dalam bentuk yang berbeda-beda.

"Aku sesuai prasangka hamba-Ku kepada-Ku, dan Aku akan bersamanya selama ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku dalam dirinya maka Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku, jika ia mengingat-Ku dalam sekumpulan orang maka Aku akan mengingatnya dalam sekumpulan yang lebih baik dan lebih bagus darinya. Jika ia mendekat kepada-Ku satu jengkal maka Aku akan mendekat kepada-Nya satu hasta, jika ia mendekat kepada-Ku satu hasta maka Aku akan mendekat kepadanya satu depa, dan jika ia mendatangi-Ku dengan berjalan maka Aku akan mendatanginya dengan berlari." (HR. Bukhari Muslim)

Mungkin memang saya tidak pernah merasakan secara real kesedihan yang dirasakan oleh rekan saya sehingga saya bisa bicara demikian. Tapi saya pernah merasakan 3 bulan belum mendapatkan kerja. Saya rasa itu sudah cukup menggambarkan betapa stressnya masa-masa itu, apalagi dia yang hampir setahun?. Namun, pada akhirnya perasaan sedih itu justru hanya membawa kita ke jurang keputus asaan. Membuat kita menjadi tidak produktif, sehingga pekerjaan yang mungkin tadinya hampir mendekat akan semakin menjauhi kita. Cobalah kita berpikir lebih positif, mungkin waktu luang yang hampir setahun itu adalah pemberian dari Alloh agar kita bisa mengerjakan hal-hal lain, yang mungkin disaat kita mendapatkan pekerjaan nanti justru sulit untuk kita lakukan. Cobalah mensyukuri apapun yang telah diberikan oleh Alloh pada kita. Sehingga kita tidak terus menerus menggugat keputusan Alloh. Percayalah dalam keadaan apapun kita tetap lebih beruntung daripada orang lain. Karena diluar sana mungkin ada orang yang memiliki pekerjaan impiannya tapi ia tak punya waktu untuk berkumpul dengan keluarganya. Mungkin diluar sana ada orang yang memiliki jabatan tinggi tapi ia tidak memiliki kesempatan beribadah pada Tuhannya. Bersyukur lah kita masih memiliki keluarga yang lengkap, waktu yang luang, kesehatan, tempat berteduh, orang-orang yang mencintai kita, anggota badan yang lengkap, kesempatan beribadah dan rezeki lain yang begitu banyak hingga membuat kita sering lupa bersyukur pada Alloh.

 ..Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan tambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7)


Wallohualam bissowab

Wednesday, November 7, 2012

Bersama Rasulullah di Surga (aamiin)


Bahagia gak sih kalian masih punya orang tua?mungkin ada yang bilang bahagia banget, ada yang bilang biasa2 aja, bisa juga ada yang bilang gak bahagia bahkan. Masing-masing jawaban punya alasan sendiri. Yang bilang bahagia banget berarti hubungan dia dengan orang tua pasti sangat baik sehingga dia begitu beryukur, yang bilang biasa aja mungkin hubungan dia dengan orang tua yaa emang biasa2 aja dan dia nerima2 aja dengan orang tua yang menurutnya biasa itu, dan yang bilang gak bahagia bisa dipastikan hubungan dia dengan orang tua gak begitu harmonis atau bisa jadi broken home. Yaa..bisa jadi. Semua tergantung gimana cara kita ngelihatnya.

Orang tua dan anak itu bagian dari sebuah komunitas terkecil yang disebut Keluarga. Keluarga pada dasarnya adalah wadah dasar bagi semua orang untuk mendapatkan kebahagiannya, memperoleh kasih sayang. Pasti bahagia donk kalo kita masih punya ayah yang bisa melindungi kita, masih punya ibu yang selalu nyiapin makanan super enak buat kita. Bukankah itu cukup untuk kita bersyukur?kenapa harus gengsi untuk bersyukur telah diberikan orang tua yang biasa2 saja oleh Alloh swt sedangkan di luar lingkaran kita masih banyak anak-anak yang gak punya orang tua. Anak-anak yatim piatu.

Pernah kepikiran gak sih kemana mereka harus minta pujian saat mereka juara kelas sedangkan di depan mata dia temen-temennya yang gak juara kelas aja dielus-elus kepalanya sama ibunya. Pernah kepikiran gak sih kemana mereka harus sungkeman pas idul fitri sedangkan dihadapan mereka anak2 seusia mereka lagi dimanja2 sama orang tuanya?disaat kita menganggap bisa saling bercanda ketawa-ketawa berbagi cerita sama bapak ibu adalah hal yang biasa, moment itu jadi moment paling mewah yang gak bisa mereka rasakan. Kebayang gak perasaan mereka?Lets play their role. What will you feel?

“Barang siapa yang mengikutsertakan seorang anak yatim diantara dua orang tua yang muslim, dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya maka ia pasti masuk surga.” [HR. Abu Ya'la dan Thobroni, Shohih At Targhib, Al-Albaniy : 2543].
Kalo saya sendiri, berhubungan dengan anak yatim itu menimbulkan efek ketagihan. Kenapa ya? Gak tau deh, perasaan orang masing2 bisa berbeda sih. Saya sendiri menyantuni anak yatim itu sebagai bentuk rasa syukur udah dikasih orang tua yang sangat asik dengan kondisi keluarga yang membahagiakan. Dan selain itu juga selalu ada perasaan bahagia kalo liat anak2 yatim pada seneng. Kayaknya tuh sesuatuuu banget. Dan sepertinya hal itu juga yang dirasain sama temen2 FORMASI (Forum Remaja Masjid Bukit Asri) pas selesai ngadain buka bersama anak yatim mereka langsung pada bilang “iih..pengen ngadain lagi deeh”. Lihat anak2 yatim itu seneng tuh kayaknya langsung melenyapkan capek2nya temen2 FORMASI bungkus2in kado, ngumpulin uang, bikin makanan. Jadi bikin orang lain bahagia itu bisa bikin kita bahagia. Cobain deh.

Begitu istimewanya anak-anak yatim itu, sehingga Rasulullah SAW mengatakan :

“Aku dan orang-orang yang mengasuh/menyantuni anak yatim di Surga seperti ini”, Kemudian beliau memberi isyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah seraya sedikit merenggangkannya. [HR. Bukhari]
Pasti gak ada yang gak mau masuk surga donk. Apalagi bisa dekat dengan Rasulullah saw disana (Waaah..mau banget..aamiin yaa robbal aalamiin). Selain itu, menyantuni anak yatim juga bisa melunakkan hati yang keras sebagaimana yang disabdakan Rasulullah saw:

“Ada seorang laki-laki yang datang kepada nabi Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam mengeluhkan kekerasan hatinya. Nabipun bertanya : sukakah kamu, jika hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu terpenuhi ? Kasihilah anak yatim, usaplah mukanya, dan berilah makan dari makananmu, niscaya hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu akan terpenuhi.” [HR Thabrani, Targhib]
Rasulullah Muhammad saw, tauladan kita sepanjang masa, adalah sosok yang sangat mencintai anak yatim. Beliau mengajarkan kita untuk menyayangi anak yatim sebagaimana yang beliau contohkan dalam tiap perbuatannya. Seperti kisah beliau ketika menemukan gadis kecil yang menangis di hari raya Idul Fitri berikut ini.

Fajar 1 Syawal menyingsing, menandai berakhirnya bulan penuh kemuliaan. Senyum kemenangan terukir di wajah-wajah perindu Ramadhan, sambil berharap kembali meniti Ramadhan di tahun depan. Satu persatu kaki-kaki melangkah menuju tanah lapang, menyeru nama Allah lewat takbir, hingga langit pun bersaksi, di hari itu segenap mata tak kuasa membendung airmata keharuan saat berlebaran. Sementara itu, langkah sepasang kaki terhenti oleh sesegukan gadis kecil di tepi jalan. "Gerangan apakah yang membuat engkau menangis anakku?" lembut menyapa suara itu menahan beberapa detik segukan sang gadis.

Tak menoleh gadis kecil itu ke arah suara yang menyapanya, matanya masih menerawang tak menentu seperti mencari sesosok yang amat ia rindui kehadirannya di hari bahagia itu. Ternyata, ia menangis lantaran tak memiliki baju yang bagus untuk merayakan hari kemenangan. "Ayahku mati syahid dalam sebuah peperangan bersama Rasulullah," tutur gadis kecil itu menjawab tanya lelaki di hadapannya tentang Ayahnya.

Seketika, lelaki itu mendekap gadis kecil itu. "Maukah engkau, seandainya Aisyah menjadi ibumu, Muhammad Ayahmu, Fatimah bibimu, Ali sebagai pamanmu, dan Hasan serta Husain menjadi saudaramu?" Sadarlah gadis itu bahwa lelaki yang sejak tadi berdiri di hadapannya tak lain Muhammad Rasulullah SAW, Nabi anak yatim yang senantiasa memuliakan anak yatim. Siapakah yang tak ingin berayahkan lelaki paling mulia, dan beribu seorang Ummul Mukminin?

Begitulah lelaki agung itu membuat seorang gadis kecil yang bersedih di hari raya kembali tersenyum. Barangkali, itu senyum terindah yang pernah tercipta dari seorang anak yatim, yang diukir oleh Nabi anak yatim. Rasulullah membawa serta gadis itu ke rumahnya untuk diberikan pakaian bagus, terbasuhlah sudah airmata. Lelaki agung itu, shalawat dan salam baginya.

(source: http://www.muthi.com/lebaran.php)

Semoga sedikit artikel ini bisa cukup menggambarkan kebahagiaan yang saya dan teman2 saya rasakan ketika bersama anak yatim. Dan juga semoga bisa bikin temen2 yang lain pada pengen ngerasain kebahagiaan yang sama. Aamiin

Oia, bentuk kasih sayang kita pada anak yatim tidak harus dalam bentuk uang tapi bisa juga dalam bentuk kegiatan2 seperti mengajar, bermain, atau kegiatan positif lainnya yang bisa menyenangkan mereka. Percaya deh, apapun pemberian dari yang kita punya, terlebih yang kita cintai pasti disaksikan oleh Alloh.
 Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. dan apa saja yang kamu nafkahkan Maka Sesungguhnya Allah mengetahuinya.” [Ali Imran: 92]

Friday, October 19, 2012

Kurban yuks!!

Qurban adalah bentuk pengorbanan. Sebagaimana Nabi Ibrahim as yang mau mengorbankan Nabi Ismail as, putra semata wayang yang sangat dicintainya, sebagai bentuk cinta nya pada Alloh swt. Sebagaimana juga Nabi Ismail as yang mau mengorbankan nyawanya demi menunjukkan baktinya pada perintah Alloh. Ya..masing-masing mengurbankan apa yang dicintainya. 

Salah besar jika beranggapan Alloh swt  sengaja ingin memberi contoh tentang bapak yang tega mengorbankan anaknya (karena pada akhirnya Alloh swt menggantikan Nabi Ismail as dengan seekor kambing), tapi justru melalui peristiwa ini, Alloh swt ingin memberikan teladan bagi manusia sesudah mereka mengenai pengorbanan yang tulus dan membuka lebar-lebar mata kita bahwa yang kita cintai di dunia ini, apapun itu, adalah milik Alloh yang bisa kapanpun diambil kembali oleh-Nya. Kita ini sebenarnya hanya dipinjami. Already clear?semoga sedikit bisa jadi pengantar atau gambaran umum kita buat nanya lebih dalam ke ustadz ato murobbinya masing lah. He2
FYI, harga kambing sekarang paling murah (tipe C) yang pernah ane lihat sih 900 rb an dan untuk yang paling bagus (tipe super) ada yang 2 jutaan jg. di abang2 pinggiran jalan itu. Tapi kalo di mesjid ane kambing tipe C itu 1.350jt, untuk tipe B itu 1.550jt dan untuk tipe A itu 1.750jt dan itu semua belum termasuk biaya perawatan 50rb dan biaya penyembelihan kambing 25rb. Sedangkan kalo sapi dengan berat 340kg itu harganya 1.750jt/orang, biasanya sapi itu bisa buat 7 orang tapi gak menutup kemungkinan 1 orang 1 sapi (tapi kata ustadz di kantor ane, itu mubadzir sih). Kalo tahun kemaren di mesjid ane sapinya bahkan macem2. Ada yang sapi local sama sapi impor, sapi aussie gitu katanya. Emang sih matanya gak item pekat kaya sapi local dan bulunya juga warna coklat terbakar gitu, eksotis banget deh pokoknya. Ane ada nih potonya (pic nyusul gan).

Mengenai adanya biaya perawatan dan biaya penyembelihan hewan kurban ini baru ada di mesjid ane. Dengan adanya biaya ini berarti memungkinkan orang yang beli hewan kurban di mesjid itu ngerawat dan nyembelih sendiri hewan kurbannya. Enaknya sih sebenenya ngerawat sendiri (di rumah), selain dapet kebaikan juga karena ngasih “mainan” baru buat anak2 tetangga. Ikatan batin antara si pengurban dengan hewan yang akan dikurbankan bisa makin erat (Ciee..) jadi nanti kalo dipertemukan lagi di akhirat bisa lebih akrab lah gak canggung lagi. He2

How nih esmudwan dan esmudwati baru yang sudah mampu? Alangkah baik dan asiknya kalo awal tahun kerja kita diawali dengan berkurban. InsyaAlloh rejekinya makin banyak (aamiiin..)

Naah..buat yang belum mampu? Alhamdulillah..Rasul kita sungguh sosok yang paling pengertian se-dunia. Disebutkan dalam Irwaa’ul Ghalil 4/349 bahwasanya Rasulullah Muhammad saw ketika menyembelih hewan kurban beliau, beliau bersabda: “Yaa Alloh, ini adalah qurban dariku dan umatku yang tidak (bisa) berqurban”. (Soo sweet, isn’t He?). Tapi kalo udah mampu jangan lupa kurban yaa!

Terakhir, tujuan utama dari berkurban sekali-kali bukanlah untuk memberi sedekah pada fakir miskin namun untuk membuktikan ketakwaan seorang hamba kepada Alloh swt. 

“Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Alloh, tetapi ketaqwaan dari kamulah yang dapat mencapainya.”(QS. Al-Hajj:37)

wallohualambissowab

Wednesday, September 19, 2012

Labaiik Allohumma Labaiik..




"..dan tidak ada pahala bagi haji mabrur kecuali surga." (Muttafaq Alaih)

Jadwal pemberangkatan Haji Jawa Barat 2012





Jadwal pemberangkatan dan pemulangan Haji Jawa Timur 2012



Friday, August 24, 2012

Aku Pakai Kosmetik Halal. Kamu?


Menggunakan produk yang Halal menjadi satu hal yang penting bagi umat muslim karena termasuk dalam perintah agama islam. Sebagaimana yang dijelaskan adalah sebuah hadits bahwa orang yang tidak menggunakan produk-produk halal akan terhalang doanya.

Kemudian Rasulullah menyebut seorang yang melakukan perjalanan jauh, rambutnya kusut dan wajahnya kotor penuh debu menadahkan tangannya ke langit seraya berseru: “Ya Robbku, Ya Robbku”, sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram dan dia diberi makan dari yang haram pula. Jika begitu bagaimana Allah akan mengabulkan doanya? (HR. Muslim)

Dulu banyak orang menganggap, haram itu adalah babi, najis, dan hal-hal yang kasat mata. Namun seiring dengan berkembangnya zaman, berkembangnya kemampuan manusia dalam menciptakan inovasi, halal dan haram kini semakin sulit dibedakan. Banyak produk yang beredar di pasaran saat ini tidak mencantumkan label halal sehingga membingungkan konsumen muslim. Akibatnya banyak konsumen yang menggeneralisasikan bahwa semua produk yang ada di pasaran selama tidak tertulis mengandung bahan-bahan yang diharamkan berarti produk tersebut halal. Padahal kenyataannya tidak demikian, contoh paling mudah adalah kosmetik. Bahan-bahan yang digunakan dalam produk yang lekat dengan kaum hawa ini sekarang sudah makin bervariasi. Produsen “nakal” begitu pintar mencampur adukkan dan menyamarkan bahan-bahan non-halal seperti gelatin, plasenta, dll.

Banyak wanita yang begitu ingin menjadi cantik hingga tidak lagi peduli pada kehalalan kosmetik tersebut. Masih kurangnya sosialisasi mengenai pentingnya produk kosmetik halal juga menjadi penyebab makin maraknya penggunaan kosmetik non-halal dan berbahaya. Oleh karena itu sosialisasi harus lebih sering dilakukan misalnya melalui artikel-artikel di blog pribadi, mengadakan seminar-seminar mengenai pentingnya produk halal, dll.

Alhamdulillah, di Indonesia masih ada beberapa produsen kosmetik yang mengutamakan kehalalan produknya sehingga membuat para wanita muslim lebih tenang dalam memilih kosmetik. Salah satunya adalah produk yang saya pakai, Wardah. Promosi produk yang islami ditambah dengan label Halal dari MUI membuat saya semakin yakin memilih wardah sebagai kosmetik yang tak hanya mempercantik namun juga tetap sesuai dengan syariah islam dan lebih berkah. Sehingga bisa cantik di mata Allah dan juga cantik di mata manusia.  Aku pakai kosmetik halal. Kamu?








Thursday, August 2, 2012

Istighfar

how many times we have made a mistake?
how many times we have hurt others?
how many times we have persecuted ourselves?
how many times we have been negligent?
Let's Istighfar since apparently we never missed from mistake..Astagfirullohaladziim..

Istighfar berarti memohon ampun kepada Alloh atas kesalahan yang telah dilakukannya. Sederhananya, istigfar dilakukan dengan mengucap Astagfirullohaladziiim atau Astagfirullohaladziiim Alladzilaailaahailla huwal haiyyul qoyyumu wa atuubu ilaih. Namun demikian, ada pula yang disebut sebagai induk dari Istighfar yaitu sayyidul istighfar. bacaannya adalah sebagai berikut:


Allahumma Anta Robbi, Laa Ilaaha Illa Anta, 
Kholaqtani wa ana abduKa, wa ana ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu, 
Audzubika min syarri maa shona’tu, Abu’u laka bi ni’matiKa ‘alaiyya 
wa abu’u laKa bidzanbi faghfirlii fainnahu
 laa yaghfiru dzunuuba illa Anta
Artinya:

”Ya Allah Engkau adalah Tuhanku, Tidak ada sesembahan yang haq kecuali Engkau, Engkau yang menciptakanku sedang aku adalah hamba-Mu dan aku diatas ikatan janji -Mu (yaitu selalu menjalankan perjanjian-Mu untuk beriman dan ikhlas dalam menjalankan amal ketaatan kepada-Mu) dengan semampuku, aku berlindung kepadamu dari segala kejahatan yang telah aku perbuat, aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu terhadap diriku dan aku mengakui dosaku pada-Mu, maka ampunilah aku, sesungguhnya tiada yang boleh mengampuni segala dosa kecuali Engkau”.

Keutamaan dari sayyidul istigfar ini adalah sebagaimana yang disabdakan oleh Rasululloh saw: "Barangsiapa mengucapkannya disiang hari dalam keadaan yakin dengannya kemudian dia mati pada hari itu sebelum petang hari, maka dia termasuk penduduk syurga dan siapa yang mengucapkannya di waktu malam hari dalam keadaan dia yakin dengannya, kemudian dia mati sebelum shubuh maka dia termasuk penduduk syurga.” (HR. Al-Bukhari – Fathul Baari 11/97)

Jika kita mengalami kesulitan sekecil apapun dalam hidup kita segeralah beristighfar, misalnya ketika susah meniatkan diri untuk bersedekah, ketika susah belajar, ketika rezeki atau jodoh tak kunjung tiba, dll maka segeralah beristighfar karena bisa jadi kesulitas tersebut merupakan teguran dari Alloh akan dosa-dosa yang telah kita perbuat di masa lalu.

Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu). (Asy-Syuuraa:30)

dengan memperbanyak beristighfar, InsyaAlloh segala urusan kita akan dimudahkan oleh Alloh swt.

Dan Dialah yang menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan; (Asy-Syuuraa:25)

Mari kita manfaatkan momen ramadhan ini untuk beristighfar sehingga kita bisa mengoptimalisasikan ibadah kita di ramadhan kali ini. semangaat!!!

wallohualambissowaab

Thursday, July 19, 2012

Welcome Ramadhaaannn!!!!


 “Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah, Allah meliputi kalian di dalam bulan tersebut, rahmat diturunkan, dosa-dosa dihapuskan, dan doa-doa dikabulkan. Allah melihat kalian semua berlomba-lomba di dalam bulan ini, maka Dia merasa bangga terhadap kalian dan para malaikat. Maka perlihatkanlah segala macam kebaikan diri kalian di hadapan Allah. Sebab orang yang celaka adalah orang yang terhalang mendapatkan rahmat Allah pada bulan tersebut.”
(HR. Ath-Thabrani)
Lets optimise our ramadhan guys :)